Selasa, Juni 16, 2009

JANGAN LEBIH , JANGAN KURANG

Semakin hati-hati dan banyak (mencari) tau tentang makanan, kadang membuat bingung. Tubuh terasa gak enak dikit, ada perasaan curiga 'wah jangan-jangan makanannya mengandung ini dan itu'. Banyak sekali informasi, entah dari buku, tv, majalah, internet dan lain" yang sering memaparkan tentang kandungan zat" tertentu pada jenis makanan tertentu.

Yang belakangan membuat aku heran (bingung), informasi yang saya dapat dari buku dan internet, malah menganjurkan kita untuk jangan makan ikan laut, katanya banyak mengandung 'purin', yang bisa mengakibatkan asam urat. Padahal kalau ingat waktu kecil dulu, makan ikan laut malah justru sangat dianjurkan oleh orang tua kita, guru, yang dengan alasan biar jadi orang yang 'pandai', maka kita harus makan ikan laut ini.

lalu mana yang benar?

Kalau istilah 'asam urat' sih aku sering mendengarnya, walau aku belum (mudah"an jangan) merasakan 'asam urat' yang berlebihan. tapi kalau istilah 'purin' ini yang aku baru mendengarnya sekarang. Dan masih banyak lagi informasi mengenai makanan, yang kalau kita mau ikuti semua, banyak sekali makanan yang dulu sangat kita sukai (selama puluhan tahun) yang tidak boleh kita konsumsi lagi.

Juga ada buku yang diterbitkan sebagai panduan makanan bagi setiap golongan darah kita masing-masing. Setelah saya baca, saya juga dianjurkan untuk tidak makan daging ayam. Tungggu, aku waktu kecil pernah alergi gatal" dan waktu itu dokter melarang saya makan ayam terlalu banyak. Ok, untuk ini mungkin saya bisa terima, karena anjurannya adalah jangan terlalu 'banyak' makan daging ayam, dan waktu itu alergi saya memang sembuh. Saya lanjutkan lagi, masih menurut buku tadi, berdasarkan golongan darah saya, saya malah dianjurkan makan daging kambing, yang selama ini saya tidak berani makan terlalu banyak, karena takut akan terkena tekanan darah tinggi. karena sudah banyak kasus yang meninggal (karena tekanan darah tinggi) setelah makan daging kambing.

Bukan itu saja, bahkan sayuran dan buah yang kita sukai selama bertahun-tahun, bukan mustahil harus kita relakan untuk 'dilarang' dimakan 'demi' menghindari tubuh kita dari penyakit tertentu.

Lalu setelah selama puluhan tahun ini apakah kita sudah salah makan? Tapi sekarang kok kita (merasa) sehat-sehat saja, dan bisa melakukan aktivitas seperti biasanya? Ada sih memang orang yang memang sangat berhati-hati terhadap makanan seperti yang aku ungkapkan di atas dan menjadi (lebih) sehat.

Akhirnya biar gak pusing" dengan anjuran" tersebut, saya menerapkan prinsip bahwa kita makan JANGAN BERLEBIHAN, tapi juga JANGAN KURANG.

Bagaimana menurut anda ?

Selengkapnya...